BAB I
Pada
pertemuan ini saya akan mencoba membahas :
-
Pengertian optik
dan optika
-
Sejarah optik
-
Sifat-sifat
cahaya
-
Hukum pemantulan
cahaya
-
Pemantulan pada
cermin datar
1. Pengertian optik dan optika
Optik berasal dari bahasa latin yang artinya
tampilan. Berbeda dengan optika , optika adalah ilmu yang mempelajarai tentang
gejala-gejala optik. Jadi dari pengertian diatas optik dan optika itu berbeda,
optika itu ilmunya, sedangkan optik itu gejalanya.
2. Sejarah optik
Pada sejarah optik, perkembangan ilmu optik itu
terbagi dari beberapa periode:
ü Perkembangan optik periode I (zaman prasejarah SM-1500M)
a.
Ditemukannya
sebuah kanta optik, yang berumur sekitar 2200 tahun yang lalu di baghdad, Irak.
b.
Pada tahun 300
SM beberapa teori tentang optik bermunculan, misalnya teori article dan teori
emisi.
c.
Di masa sebelum
masehi ini, euclid (275 SM – 330 SM) menemukan bahwa cahay bergerak dalam garis
lurus dan diamempelajari juga tentang pemantulan cahaya.
d.
Pada abad
ke-10M, muncul teori yang menentang Teori Tartile yaitu Teori Emisi. Pada teori
emisi dikatakan bahwa kita dapat melihat benda bukan karena mata kita yang
memancarkan cahaya ke benda tersebut ( Teori Tartile). Tetapi karena terdapat
cahaya yang dipantulkan oleh benda yang kita lihat menuju mata kita. Pertama
kali dicetuskan oleh ibnu Al-Haitsam ( 965M - 1040 M ).
e.
Pada abad ke-13,
pembiasan cahaya mulai disadari. Hal ini terbukti dengan adanya tulisan ddibuku
yang berjudul “perspectiva” karya
bacon.
ü Perkembangan optik periode II(1550 M - 1800M)
a.
Sudah banyak dilakukan
eksperimen untuk mendukung kebenaran dari teori-teori yang telah dikemukakan.
b.
Abad ke-16 ini
juga sudah mulai dibuat mikroskop yang menggunakan lensa gabungan yaitu lensa
objektif dan lensa okuler oleh Antony van leuwenhok ( 1632 – 1723) dari belanda.
c.
Satu abad
berselang dengan tempat yang sama yaitu di belanda, tepatnya pada abad ke-17
atau sekitar tahun 1608 M untuk pertama kalinya seseorang mengklaim bahwa dia
adalah orang yang pertama menemukan teleskop. Orang tersebut adalah
henslippershey.
d.
Satu tahun
kemudian galileo galilei yaitu tahun 1609 M, galileo mendengar bhawa seseorang
telah menemukan teleskop dibelanda. Akhirnya ia mampu mempelajari perangkat
teleskop lippershey dan berhasil membuat teleskopnya sendiri yang lebih canggih
masa itu karena dapat melakukan perbesaran hinggaa 20 kali lipat.
e.
Pada tahun
1670-an, ole romer (1644-1710) ia enyimpulkan bahwa kecepatan cahaya sangat
besar.
f.
Pada tahun 1675,
Sir issac newton dalam hypotesys of light menyatakan bahwa cahaya terdiri dari
partikel halus yang memancarkan kesegala arah dari sumbernya.
g.
Pada tahun 1678
christia hyugenmengatakan bahwa cahaya dipancarkan kesegala arah sebagai
gelombang seperti bumi. Shingga dengan demikian cahaya memiliki frekuensi dan
panjang gelombang.
ü Perkembangan optik periode III (periode singkat 1800M-1890M)
a.
Sekitar tahun
1801, thomas young dan agustin fresnell membuktikan bahwa cahaya dapat melentur
(difraksi) dan dapat mengalami interferensi.
b.
Maxweel ( 1831 –
1874) mengemukakan pendapat bahwa cahaya dibangkitkan oleh gejala kelistrikan
dan kemagnetam sehingga tergoglong gelombang elektromagnetik.
c.
Pada tahun 1887,
heartz membuktikan secara eksperimental bahwa gelombang cahaya karena
menunjukkan gejala pemantulan, pembiasan, difraksi dan polarisasi.
ü Perkembangan optik periode IV (1887 M – 1925 M)
a.
Optika modern
ditandai dengan perkembangan ilmu rekaya optik yanag menjadi sangat populer
pada abad 20
b.
Bidang optik ini
meliputi elektromagnetik atau sifat kuantum cahaya. Pada era modern ditandai
dengan permukaan besar yaitu mengenai efek fotolistrik dan serat optik.
3. Sifat-sifat cahaya :
v Dapat mengalami pemantulan (refleksi)
v Dapat mengalami pembiasan (refraksi)
v Dapat mengalami pelenteran (difraksi)
v Dapat dijumlah (interferensi)
v Dapat diuraikan (refleksi)
v Dapat diserap arah getarannya (polarisasi)
v Bersifat sebagai gelombang dan partikel
v Cahaya merambat lurus
v Cahaya menembus benda bening
Dari sifat-sifat cahaya yang ada ,
disini part I kita hanya akan membahas tentang pemantulan cahay , (optik
geometri) untuk sifat-sifat cahay yang lain akan dibahas di part II tentang
(optik fisis)
4. Pemantulan cahaya
4.1 pengertian pemantulan cahaya
pemantulan artinya
proses memantulkan, memantul artinya bergerak balik karena membentur sesuatu.
Jadi pemantulan dapat diartikan sebagai peristiwa dimana arah gerak suatu benda
berubah karena cahaya mengenai suatu penghalang. Dapat dikatakan bahwa
pemantulan cahaya adalah peristiwa dimana cahaya mengenai suatu penghalang
sehingga arah gerak cahaya berubah, arah gerakan cahaya setelah membentur benda
penghalang berbeda dengan arah gerak cahaya sebelum membentur benda penghalang.
4.2 klasifikasi pemantulan cahaya
secara garis besar
pemantulan cahaya terbagi menjadi dua yaitu pemantulan teratur dan pemantulan
baur ( pemantulan difus )
4.3 hukum pemantulan cahaya
- sinar datang sinar pantul dan garis normal
terletak pada satu bidang datar.
- besar sudut datang sama dengan besar sudut
pantul
5. klasifikasi Cermin
o cermin terbagi menjadi dua golongan yaitu, cermin
datar dan cermin lengkung ( cermin cekung dan cermin cembung )
6. pemantulan pada cermin datar
6.1. Pengertian cermin datar
Cermin
datar adalah cermin yang bentuk permukaannya datar
6.2. pemantulan pada cermin datar
Pemantulan
pada cermin datar merupakan pemantlan teratur. Bayangan yang dibentuk oleh
cermin datar sama persis dengan ukurannya.
