Sabtu, 05 Desember 2015

optik geometri

BAB I
Pada pertemuan ini saya akan mencoba membahas :
-          Pengertian optik dan optika
-          Sejarah optik
-          Sifat-sifat cahaya
-          Hukum pemantulan cahaya
-          Pemantulan pada cermin datar
1.      Pengertian optik dan optika
Optik berasal dari bahasa latin yang artinya tampilan. Berbeda dengan optika , optika adalah ilmu yang mempelajarai tentang gejala-gejala optik. Jadi dari pengertian diatas optik dan optika itu berbeda, optika itu ilmunya, sedangkan optik itu gejalanya.

2.      Sejarah optik
Pada sejarah optik, perkembangan ilmu optik itu terbagi dari beberapa periode:
ü  Perkembangan optik periode I (zaman prasejarah SM-1500M)

a.       Ditemukannya sebuah kanta optik, yang berumur sekitar 2200 tahun yang lalu di baghdad, Irak.
b.      Pada tahun 300 SM beberapa teori tentang optik bermunculan, misalnya teori article dan teori emisi.
c.       Di masa sebelum masehi ini, euclid (275 SM – 330 SM) menemukan bahwa cahay bergerak dalam garis lurus dan diamempelajari juga tentang pemantulan cahaya.
d.      Pada abad ke-10M, muncul teori yang menentang Teori Tartile yaitu Teori Emisi. Pada teori emisi dikatakan bahwa kita dapat melihat benda bukan karena mata kita yang memancarkan cahaya ke benda tersebut ( Teori Tartile). Tetapi karena terdapat cahaya yang dipantulkan oleh benda yang kita lihat menuju mata kita. Pertama kali dicetuskan oleh ibnu Al-Haitsam ( 965M - 1040 M ).
e.       Pada abad ke-13, pembiasan cahaya mulai disadari. Hal ini terbukti dengan adanya tulisan ddibuku yang berjudul “perspectiva” karya bacon.

ü  Perkembangan optik periode II(1550 M - 1800M)

a.       Sudah banyak dilakukan eksperimen untuk mendukung kebenaran dari teori-teori yang telah dikemukakan.
b.      Abad ke-16 ini juga sudah mulai dibuat mikroskop yang menggunakan lensa gabungan yaitu lensa objektif dan lensa okuler oleh Antony van leuwenhok ( 1632 – 1723) dari belanda.
c.       Satu abad berselang dengan tempat yang sama yaitu di belanda, tepatnya pada abad ke-17 atau sekitar tahun 1608 M untuk pertama kalinya seseorang mengklaim bahwa dia adalah orang yang pertama menemukan teleskop. Orang tersebut adalah henslippershey.
d.      Satu tahun kemudian galileo galilei yaitu tahun 1609 M, galileo mendengar bhawa seseorang telah menemukan teleskop dibelanda. Akhirnya ia mampu mempelajari perangkat teleskop lippershey dan berhasil membuat teleskopnya sendiri yang lebih canggih masa itu karena dapat melakukan perbesaran hinggaa 20 kali lipat.
e.       Pada tahun 1670-an, ole romer (1644-1710) ia enyimpulkan bahwa kecepatan cahaya sangat besar.
f.       Pada tahun 1675, Sir issac newton dalam hypotesys of light menyatakan bahwa cahaya terdiri dari partikel halus yang memancarkan kesegala arah dari sumbernya.
g.      Pada tahun 1678 christia hyugenmengatakan bahwa cahaya dipancarkan kesegala arah sebagai gelombang seperti bumi. Shingga dengan demikian cahaya memiliki frekuensi dan panjang gelombang.
ü  Perkembangan optik periode III          (periode singkat 1800M-1890M)

a.       Sekitar tahun 1801, thomas young dan agustin fresnell membuktikan bahwa cahaya dapat melentur (difraksi) dan dapat mengalami interferensi.
b.      Maxweel ( 1831 – 1874) mengemukakan pendapat bahwa cahaya dibangkitkan oleh gejala kelistrikan dan kemagnetam sehingga tergoglong gelombang elektromagnetik.
c.       Pada tahun 1887, heartz membuktikan secara eksperimental bahwa gelombang cahaya karena menunjukkan gejala pemantulan, pembiasan, difraksi dan polarisasi.
ü  Perkembangan optik periode IV          (1887 M – 1925 M)



a.       Optika modern ditandai dengan perkembangan ilmu rekaya optik yanag menjadi sangat populer pada abad 20
b.      Bidang optik ini meliputi elektromagnetik atau sifat kuantum cahaya. Pada era modern ditandai dengan permukaan besar yaitu mengenai efek fotolistrik dan serat optik.


3.      Sifat-sifat cahaya :

v  Dapat mengalami pemantulan (refleksi)
v  Dapat mengalami pembiasan (refraksi)
v  Dapat mengalami pelenteran (difraksi)
v  Dapat dijumlah (interferensi)
v  Dapat diuraikan (refleksi)
v  Dapat diserap arah getarannya (polarisasi)
v  Bersifat sebagai gelombang dan partikel
v  Cahaya merambat lurus
v  Cahaya menembus benda bening
Dari sifat-sifat cahaya yang ada , disini part I kita hanya akan membahas tentang pemantulan cahay , (optik geometri) untuk sifat-sifat cahay yang lain akan dibahas di part II tentang (optik fisis)
4.      Pemantulan cahaya
4.1  pengertian pemantulan cahaya
pemantulan artinya proses memantulkan, memantul artinya bergerak balik karena membentur sesuatu. Jadi pemantulan dapat diartikan sebagai peristiwa dimana arah gerak suatu benda berubah karena cahaya mengenai suatu penghalang. Dapat dikatakan bahwa pemantulan cahaya adalah peristiwa dimana cahaya mengenai suatu penghalang sehingga arah gerak cahaya berubah, arah gerakan cahaya setelah membentur benda penghalang berbeda dengan arah gerak cahaya sebelum membentur benda penghalang.
4.2  klasifikasi pemantulan cahaya
secara garis besar pemantulan cahaya terbagi menjadi dua yaitu pemantulan teratur dan pemantulan baur ( pemantulan difus )








4.3  hukum pemantulan cahaya
-     sinar datang sinar pantul dan garis normal terletak pada satu bidang datar.
-     besar sudut datang sama dengan besar sudut pantul

5.      klasifikasi Cermin
o   cermin terbagi menjadi dua golongan yaitu, cermin datar dan cermin lengkung ( cermin cekung dan cermin cembung )

6.      pemantulan pada cermin datar
6.1. Pengertian cermin datar
            Cermin datar adalah cermin yang bentuk permukaannya datar
6.2. pemantulan pada cermin datar
Pemantulan pada cermin datar merupakan pemantlan teratur. Bayangan yang dibentuk oleh cermin datar sama persis dengan ukurannya.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar